seandainya semua orang tahu bahwa BERSAHABAT itu menyenangkan.. maka semua orang akan bekerja keras bahu membahu dengan sadar dan penuh perjuangan untuk membangun PERSAHABATAN dan menolak PERMUSUHAN..
untuk kamu SAHABATku.. luv uuuuuuu
*hug*
Bunda Aiko
Place 4 me to share....
Selasa, 11 Oktober 2011
Jumat, 07 Oktober 2011
laa haula walaa quwwata illa billah..
Manusia adalah tempat dan alat bagi segala ketentuan ALLAH..
maka tak perlu ada yang ditakuti, dikhawatirkan dan di sombongkan.. atas apa yang terjadi pada diri kita..
laa haula walaa quwwata illa billah..
maka tak perlu ada yang ditakuti, dikhawatirkan dan di sombongkan.. atas apa yang terjadi pada diri kita..
laa haula walaa quwwata illa billah..
Minggu, 02 Oktober 2011
Semoga Allah melimpahkan keberkahan dari apa yang kamu usahakan, juga memberikan kemudahan untuk segala yang kamu cita-citakan, dan pahala yang besar atas segala jerih payahmu dalam memenuhi tanggung jawabmu sebagai pemimpin kami..
Puji Syukur ku panjatkan padaNya karena sudah menciptakan Simbah Patuha si Labirin Sunyi untukku dan Aikoku.
Selamat beraktivitas ayah.. !!
Puji Syukur ku panjatkan padaNya karena sudah menciptakan Simbah Patuha si Labirin Sunyi untukku dan Aikoku.
Selamat beraktivitas ayah.. !!
Surat Permohonan
Perihal : Surat Permohonan
Teruntuk : Perempuan yang kuyakini bersih hati dan dihiasi cahaya Ilahi
Kepadamu wahai perempuan, yang berada di sana..
Salam hormatku untukmu yang ku yakini baik hatinya, surat ini kususun demi indahnya cinta kasih dan impian, demi sucinya janji pernikahan, demi sepasang suami-istri yang saling mencintai, demi anak-anak yang membutuhkan keharmonisan rumah tangga sebagai tempatnya tumbuh sehat dan bahagia, demi kehidupan yang kekal nan indah di surga sana.
Wahai perempuan yang kuyakini lembut hatinya, demi seorang istri yang saat ini sedang menyusui bayinya sambil tersenyum paksa dan sesekali menyeka air mata..
Mohon, bantulah dia !
Bantulah dia dengan tidak menjadikan suaminya sebagai tempatmu mencurahkan isi hatimu. Tidakkah kamu takut pada setan yang selalu membisikkan manusia untuk selalu menebar pesona agar orang lain tertarik dan terlena hingga kewajiban terlalaikan. Melalui kata dan suara yang ada auratmu di dalamnya.
Mohon, jangan panggil 'sayang' pada suaminya, izinkan hanya istrinya saja yang memanggilnya dengan panggilan mesra penuh goda itu. Karena istrinya halal baginya dan kamu tidak. Tidakkah kamu takut mendekati zina? zina kata dan fikir !
Wahai perempuan yang kuyakini bersahaja..
Mohon, jangan kamu hubungi suaminya jika tidak ada hal penting yang perlu disampaikan, biarlah suaminya memikirkan Tuhannya, Ibadahnya dan kebahagiaan bagi keluarganya di saat waktu senggangnya. Dan bukan sibuk menyelesaikan masalahmu dan membahagiakanmu yang bukan tanggung jawabnya. Bukankah itu akan menyita hati dan pikiran serta waktu yang sebenarnya ada hak keluarga di dalamnya? karna seorang suami memiliki kewajiban atas apa yang dipimpinnya dan akan dimintai pertanggungjawaban di akherat sana.
Mohon, tidak usah angkat telpon atau balas sms suaminya yang kamu yakini akan menjadi perantara penyubur rasa. Ketahuilah, diam akan membantu suaminya untuk kembali ke jalan yang seharusnya, menjaga janji pernikahannya (janji yang disaksikan Tuhan dan Ribuan Malaikat), menunaikan kewajibannya, menjauhi zina, menjauhi panasnya api neraka, menyelamatkan jiwa dari keterpurukan bahkan kematian yang sia-sia. Bukankah kita diminta untuk saling membantu dalam kebaikan?
Wahai perempuan yang kuyakini dewasa dan penuh cahaya di hati
Mungkin mayoritas laki-laki itu adalah penggoda tapi air mata itu tak perlu ada jika perempuan bisa menjaga dirinya dan merawat rasa malunya.
Mungkin ada bagian kesalahan yang diperbuat istrinya, tapi kulihat dia sedang berusaha memperbaiki. Dia juga tidak berbuat anarki padamu yang telah menghancurkan kehidupanmu. Tidakkah kau sadari itu? Mudah baginya untuk menyakitimu, tapi tidak dia lakukan. Dia masih menjaga nama baikmu. Bahkan berdoa dan memohonkan ampunan pada Tuhan untukmu yang masih dia anggap sebagai sahabat.
Mungkin apa yang kamu lakukan itu kamu anggap biasa,iseng saja.. tapi hal biasa itu bisa menjadi luar biasa jika terus terulang dan disuburkan dengan sifat kemanusiaan tanpa rasa takut pada Tuhan.
Bukankah untuk mencapai angka 10 harus melalui angka 1-2-3 dan seterusnya ??!
Wahai perempuan yang kuyakini menghormati arti persahabatan..
Mohon, ingatlah cerita indah yang pernah kamu rangkai bersama sahabatmu! istri yang suaminya menjadi tempat kamu menghapuskan laramu padahal bisa saja di waktu yang sama istrinya sedang gelisah dan rindu pada suaminya yang tidak dapat dihubungi karena sedang sibuk mendengar cerita dan mencarikan solusi untuk kesedihanmu.
Ingatlah kesetian sahabatmu untuk tetap menyemangatimu di kala kamu dirundung duka. Ingatlah seluruh hadiah tanda kasihnya yang dia berikan setiap tahun untukmu. Hadiah dari seorang istri yang suaminya kamu panggil 'sayang' dengan manja.
Ingatlah semakin banyak waktu yang kamu habiskan dengan laki-laki itu semakin dalam luka yang kamu torehkan pada istri dan anak-anaknya. BERHENTILAH wahai perempuan !! berhentilah demi kebahagiaanmu sendiri di kehidupan yang kekal. Bukankah kamu memiliki pilihan yang lain?
Wahai perempuan yang kuyakini sangat dermawan..
Mohon, jika sulit bagimu untuk melakukan segala permohonan ini, cobalah dengar jerit tangis seorang ibu dan anak-anak ketika harus ditinggalkan pergi pemimpin yang menjadi sandaran hidup mereka.
Bukankah kamu seorang anak yang mengharapkan cinta kedua orangtuamu?
Bukankah kamu seorang perempuan yang kelak kan menjadi istri dan mengharapkan cinta utuh tanpa penghianatan dari suamimu?
Bukankah kamu seorang perempuan yang akan menjadi ibu dari anak-anak dengan harapan mereka tumbuh sehat dan bahagia dalam keluarga yang penuh cinta?
Dan Allah selalu memberi maaf bagi hambanya yang memohonkan maaf padaNya.
*Unek2ku setelah mendengar curahan lara seorang ibu dengan 4 anak yang dikhianati suami dan sahabatnya sendiri
"Allah bersamamu sobat!!"
Bunda Aiko :(
Teruntuk : Perempuan yang kuyakini bersih hati dan dihiasi cahaya Ilahi
Kepadamu wahai perempuan, yang berada di sana..
Salam hormatku untukmu yang ku yakini baik hatinya, surat ini kususun demi indahnya cinta kasih dan impian, demi sucinya janji pernikahan, demi sepasang suami-istri yang saling mencintai, demi anak-anak yang membutuhkan keharmonisan rumah tangga sebagai tempatnya tumbuh sehat dan bahagia, demi kehidupan yang kekal nan indah di surga sana.
Wahai perempuan yang kuyakini lembut hatinya, demi seorang istri yang saat ini sedang menyusui bayinya sambil tersenyum paksa dan sesekali menyeka air mata..
Mohon, bantulah dia !
Bantulah dia dengan tidak menjadikan suaminya sebagai tempatmu mencurahkan isi hatimu. Tidakkah kamu takut pada setan yang selalu membisikkan manusia untuk selalu menebar pesona agar orang lain tertarik dan terlena hingga kewajiban terlalaikan. Melalui kata dan suara yang ada auratmu di dalamnya.
Mohon, jangan panggil 'sayang' pada suaminya, izinkan hanya istrinya saja yang memanggilnya dengan panggilan mesra penuh goda itu. Karena istrinya halal baginya dan kamu tidak. Tidakkah kamu takut mendekati zina? zina kata dan fikir !
Wahai perempuan yang kuyakini bersahaja..
Mohon, jangan kamu hubungi suaminya jika tidak ada hal penting yang perlu disampaikan, biarlah suaminya memikirkan Tuhannya, Ibadahnya dan kebahagiaan bagi keluarganya di saat waktu senggangnya. Dan bukan sibuk menyelesaikan masalahmu dan membahagiakanmu yang bukan tanggung jawabnya. Bukankah itu akan menyita hati dan pikiran serta waktu yang sebenarnya ada hak keluarga di dalamnya? karna seorang suami memiliki kewajiban atas apa yang dipimpinnya dan akan dimintai pertanggungjawaban di akherat sana.
Mohon, tidak usah angkat telpon atau balas sms suaminya yang kamu yakini akan menjadi perantara penyubur rasa. Ketahuilah, diam akan membantu suaminya untuk kembali ke jalan yang seharusnya, menjaga janji pernikahannya (janji yang disaksikan Tuhan dan Ribuan Malaikat), menunaikan kewajibannya, menjauhi zina, menjauhi panasnya api neraka, menyelamatkan jiwa dari keterpurukan bahkan kematian yang sia-sia. Bukankah kita diminta untuk saling membantu dalam kebaikan?
Wahai perempuan yang kuyakini dewasa dan penuh cahaya di hati
Mungkin mayoritas laki-laki itu adalah penggoda tapi air mata itu tak perlu ada jika perempuan bisa menjaga dirinya dan merawat rasa malunya.
Mungkin ada bagian kesalahan yang diperbuat istrinya, tapi kulihat dia sedang berusaha memperbaiki. Dia juga tidak berbuat anarki padamu yang telah menghancurkan kehidupanmu. Tidakkah kau sadari itu? Mudah baginya untuk menyakitimu, tapi tidak dia lakukan. Dia masih menjaga nama baikmu. Bahkan berdoa dan memohonkan ampunan pada Tuhan untukmu yang masih dia anggap sebagai sahabat.
Mungkin apa yang kamu lakukan itu kamu anggap biasa,iseng saja.. tapi hal biasa itu bisa menjadi luar biasa jika terus terulang dan disuburkan dengan sifat kemanusiaan tanpa rasa takut pada Tuhan.
Bukankah untuk mencapai angka 10 harus melalui angka 1-2-3 dan seterusnya ??!
Wahai perempuan yang kuyakini menghormati arti persahabatan..
Mohon, ingatlah cerita indah yang pernah kamu rangkai bersama sahabatmu! istri yang suaminya menjadi tempat kamu menghapuskan laramu padahal bisa saja di waktu yang sama istrinya sedang gelisah dan rindu pada suaminya yang tidak dapat dihubungi karena sedang sibuk mendengar cerita dan mencarikan solusi untuk kesedihanmu.
Ingatlah kesetian sahabatmu untuk tetap menyemangatimu di kala kamu dirundung duka. Ingatlah seluruh hadiah tanda kasihnya yang dia berikan setiap tahun untukmu. Hadiah dari seorang istri yang suaminya kamu panggil 'sayang' dengan manja.
Ingatlah semakin banyak waktu yang kamu habiskan dengan laki-laki itu semakin dalam luka yang kamu torehkan pada istri dan anak-anaknya. BERHENTILAH wahai perempuan !! berhentilah demi kebahagiaanmu sendiri di kehidupan yang kekal. Bukankah kamu memiliki pilihan yang lain?
Wahai perempuan yang kuyakini sangat dermawan..
Mohon, jika sulit bagimu untuk melakukan segala permohonan ini, cobalah dengar jerit tangis seorang ibu dan anak-anak ketika harus ditinggalkan pergi pemimpin yang menjadi sandaran hidup mereka.
Bukankah kamu seorang anak yang mengharapkan cinta kedua orangtuamu?
Bukankah kamu seorang perempuan yang kelak kan menjadi istri dan mengharapkan cinta utuh tanpa penghianatan dari suamimu?
Bukankah kamu seorang perempuan yang akan menjadi ibu dari anak-anak dengan harapan mereka tumbuh sehat dan bahagia dalam keluarga yang penuh cinta?
Dan Allah selalu memberi maaf bagi hambanya yang memohonkan maaf padaNya.
*Unek2ku setelah mendengar curahan lara seorang ibu dengan 4 anak yang dikhianati suami dan sahabatnya sendiri
"Allah bersamamu sobat!!"
Bunda Aiko :(
Langganan:
Postingan (Atom)

